Menteri Pertanian Terenyuh Kisah Putri Dewi dari Peureulak Aceh Timur

Kamis, 15 Agustus 2019 | Dilihat: 137 kali

SERAMBITV.COM, JAKARTA – Terenyuh dengan kisah Putri Dewi Nilaratih, siswa kelas 2 SMPN 4 Peureulak Aceh Timur, yang sakit perut di sekolah karena tak ada beras, Menteri Pertanian Andi Amran Sulai man mengudang Putri dan kedua orang tuanya ke Jakarta.

Menteri Amran Sulaiman menerima Putri, Suparno ayahnya dan ibundanya, Mariani secara khusus di ruang kerja menteri di Kementerian Pertanian, Jakarta, Selasa (13/8/2019).

Kedatangan keluarga tidak mampu itu didampingi Kepala Dinas Pertanian Aceh A. Hanan, SP, MM, bersama Kabag Pengadaan Pangan Mukhlis, serta Hotriadi, Petugas Organisme Pengganggu Tanaman (POPT) Aceh Timur.

Menteri Amran menyerahkan bantuan kepada keluarga Putri, berupa 1 unit traktor tangan dua roda seharga Rp 36 juta, uang tunai Rp 15 juta, 1 ekor sapi betina bunting, benih jagung 15 kg serta benih padi 25 kg.

Menteri juga menawari Putri disekolahkan oleh Menteri Amran, beserta abangnya, yang lulusan SMK Peureulak.

Putri Dewi Nilaratih menjadi viral di media dan kisahnya mengundang perhatian publik secara luas, setelah ditulis media, bahwa Putri tak punya beras untuk dimakan dan menderita sakit perut di sekolah.

Menteri Andi Amran Sulaiman mengaku membaca kisah Putri saat sedang berada di kampung merayakan lebaran idul Adha. Menteri Amran menceritakan bahwa dirinya juga orang susah dari kampung. Dulu ia adalah buruh pemecah batu dan hidup kekurangan.

Pasangan Suparno-Mariani dikaruniai tujuh putra dan putri. Anak pertama, perempuan sudah menikah dan ikut suami. Anak kedua sudah tamat sekolah menengah kejuruan, ikut jadi buruh bangunan bersama sang ayah. Anak nomor tiga duduk di kelas 1 SMK, yang nomor 4 kelas tiga SMP, yang nomor 5 Putri Dewi Nilaratih kelas 2 SMP, yang nomor 6 kelas 1 SMP, dan si bungsu no.7 kelas 1 SD.

Saat ditanya cita-citanya, Putri menjawab ingin jadi Polisi Wanita atau Polwan.

Narator: Ilham
Editor: Hari Mahardhika