Majelis Adat Aceh Gelar Musyawarah Mufakat

Selasa, 23 Oktober 2018 | Dilihat: 49 kali

SERAMBITV.COM, BANDA ACEH – Majelis Adat Aceh (MAA) menggelar musyawarah mufakat yang berlangsung 22-25 Oktober 2018 di Hotel Grand Nanggroe, Banda Aceh. Kegiatan dibuka oleh Sekda Aceh, Drs Dermawan MM, Selasa (23/10/2018), yang juga dihadiri oleh Wali Nanggroe, Malik Mahmud Al Haytar.

Musyawarah itu dilaksanakan untuk membina dan melestarikan adat istiadat Aceh. Sekaligus membahas beberapa permasalah permasalahan penting tentang adat dan serta pemilihan Ketua MAA untuk periode selanjutnya.

Ketua MAA Aceh, Badruzzaman Ismail M.Hum kemarin mengatakan, kegiatan musyawarah mufakat itu memiliki salah satu agenda untuk memilih ketua MAA yang baru. Selain itu, juga akan dibahas beberapa isu penting terkait budaya dan adat Aceh.

Badruzzaman menjelaskan, saat ini MAA terus menguatkan adat hingga ke gampong-gampong dengan dukungan mukim. Menurut amatannya, ada beberapa fenomena di dalam kehidupan masyarakat yang saat ini sangat melenceng dari adat. Yaitu maraknya penggunaan narkoba di kalangan generasi muda, hingga kondisi dalam berdagang yang banyak menjual barang menggunakan formalin.

Ia menambahkan, adat yang berlaku di Aceh sebenarnya bersifat dinamis mengikuti perkembangan zaman. Karena yang harus dipertahankan adalah nilainya, sedangkan format adat itu bisa menyesuaikan dengan zaman.

Sementara ketua pemangku adat, H Rusdi Sufi mengatakan, di eras globalisasi, adat dan budaya banyak dipengaruhi budaya luar. Sehingga MAA ingin mengawal supaya adat dan budaya itu tetap bertahan.

Narator: Ardiansyah
Editor: Reza Munawir