Desa Wisata Lubok Sukon, Ajak Kamu Merasakan Suasana Perkampungan Aceh

Sabtu, 28 Juli 2018 | Dilihat: 783 kali

SERAMBITV.COM, BANDA ACEH – Seiring modernisasi, keberadaan rumah tradisional semakin tergerus. Ya, rumah adat kini menjadi pemandangan langka. Namun lain halnya jika anda berkunjung ke Gampong Lubok Sukon, Kecamatan Ingin Jaya, Kabupaten Aceh Besar.
Kawasan yang berada di pedesaan ini, terlihat kontras dengan gegap gempita pembangunan yang telah banyak mengubah wajah Aceh.

Sama halnya dengan daerah Indonesia belahan lain, rumah adat Aceh mengusung konsep rumah panggung, lengkap dengan tanaman sebagai pagar hidup. Serta tentu saja kearifan lokal yang melekat di dalamnya. Rumah panggung bermaterial kayu di sini telah melewati lintas generasi, keberadaannya lestari hingga kini.

Salah satunya adalah milik Daini (56). Pria yang berprofesi sebagai guru ini terlihat leyeh-leyeh di bawah rumah panggung warisan kakeknya. Rumah tersebut berdiri sejak 1938, namun keadaannya terbilang masih terawat baik. Selain berfungsi sebagai ventilasi udara, ukiran yang membalut rumah panggung berwarna bata itu juga terlihat artistik. Daini pun berbagi cerita tentang filosofi rumah Aceh.

Pemandangan serupa juga terlihat di rumah Cut Rahmi Stesia (60). Sebagai desa wisata, tempat kediamannya kerap kedatangan tamu, baik untuk jamuan maupun untuk dijadikan homestay. Meskipun telah melewati lintas generasi, rumahnya terawat baik. Ini terlihat dari warna cat dan ukiran yang melekat pada dinding. Interior klasik yang mengisi ruangan, semakin menegaskan umur rumah tradisional tokoh masyarakat desa itu. Lengkap dengan sentuhan etnik yang terdapat di dalamnya. Lubok Sukon adalah simbol keindahan alami. Mulai dari alamnya yang mempesona, warisan tradisi yang lestari hingga kini, dan paras gadisnya nan jelita. Senja jatuh di balik Bukit Barisan yang memagari Lubok Sukon. Mengantar matahari tenggelam dalam pelukan malam.

Narator: nurul hayati
Editor: RA Karamullah