Begini Tahapan Shalat Sunah Khusuf Atau Shalat Gerhana Bulan

Jumat, 27 Juli 2018 | Dilihat: 340 kali

SERAMBITV.COM, BANDA ACEH – Saat terjadi fenomena gerhana bulan umat Islam dianjurkan untuk mengerjakan shalat sunah dua rakaat atau shalat sunah khusuf.

Shalat sunah ini terbilang sunah muakkad. Khutbah shalat gerhana juga tidak dianjurkan takbir sebagaimana khutbah shalat Id.

1. Niat di dalam hati ketika takbiratul ihram

2. Mengucap takbir ketika takbiratul ihram sambil niat di dalam hati

3. Baca taawudz dan Surat Al-Fatihah. Setelah itu baca Surat Al-Baqarah atau surat lain yang durasinya sama dengan surat Al-Bcaqarah. dibaca dengan lantang.

4. Rukuk dan membaca tasbih dengan durasi sepanjang 100 ayat Surat Al-Baqarah

5. Itidal, tetapi bacaannya bukan doa i’tidal, melainkan kembali membaca Surat Al-Fatihah. Setelah itu baca Surat Ali Imran atau surat lain yang setara Surat Ali Imran

6. Rukuk lagi dan membaca tasbih kira-kira sepanjang 80 ayat Surat Al-Baqarah

7. Itidal kedua. Membaca doa i’tidal.

8. Sujud dengan membaca tasbih dengan durasi seperti rukuk pertama

9. Duduk di antara dua sujud

10. Sujud kedua dan membaca tasbih dengan durasi seperti pada rukuk kedua

11. Duduk istirahat atau duduk sejenak sebelum bangkit untuk mengerjakan rakaat kedua

12. Bangkit dari duduk, lalu mengerjakan rakaat kedua dengan gerakan yang sama dengan rakaat pertama, hanya saja bedanya, pada rakaat kedua pada berdiri pertama dianjurkan membaca surat An-Nisa. Sedangkan pada berdiri kedua dianjurkan membaca Surat Al-Maidah.

13. kemudian yang terakhir Salam

14. Imam atau orang yang diberi wewenang menyampaikan dua khutbah shalat gerhana
Adapun isi tausiyah dalam khutbah antara lain, mengajak jamaah beristighfar, semakin takwa kepada Allah, bertaubat, memperbanyak sedekah, memerdedakan budak dan lain sebagainya.

Beberapa ulama membolehkan shalat gerhana dalam versi ringkas, yaitu membaca surat yang lebih pendek dari Al-Baqarah, setelah membaca Al-Fatihah.

Narator: ARDIANSYAH
Editor: RA Karamullah