Minimnya Pengajar Muslim di Kepulauan Mentawai

Kamis, 12 Juli 2018 | Dilihat: 163 kali

SERAMBITV.COM, MENTAWAI – Kepulauan Mentawai terkenal dengan istilah bumi sikerei yang didominasi oleh kaum non-muslim. Sebaliknya, minimnya jumlah penduduk muslim mendorong beberapa yayasan muslim bergerak untuk mendakwahkan islam di kepulauan tersebut.

Yayasan Muslim Peduli Mentawai (YMPM) adalah salah satunya. Yayasan ini sudah ada di Mentawai sejak tahun 2010 silam. Pada Ramadhan lalu, YMPM bahkan mengirim 150 da’i yang ditempatkan di pedalaman pulau Mentawai. Para Da’i ini bertugas menyemarakkan Ramadhan serta membimbing para muallaf. Mereka juga mengisi shalat berjamaah 5 waktu, shalat tarawih, shalat jumat, tadarus Al Quran, pengajian agama hingga shalat idul fitri.

Da’i ini didatangkan dari berbagai lembaga seperti MUDI MESRA Samalanga, Assunnah Medan, STIBA ARRAYAH Sukabumi serta berbagai daerah lainnya.

Tak menumpuk di satu titik mereka tersebar di pulau Sipora, Siberut serta di kawasan Sikabaluan. Bahkan ada beberapa warga yang masuk islam dan disyahadatkan langsung oleh para dai, diantaranya di desa tinambu, desa tiop, desa sirisurak dan di desa desa lainnya. Program ini dimulai sejak 1 hari sebelum Ramadhan dan berakhir pada 5 Syawal.

Agama islam di kepulauan mentawai masih sangat asing. Minimnya dai yang menetap menjadi salah satu alasannya.

Narator: ardiansyah
Editor: RA Karamullah