Semarak Lebaran di Kilometer 0 Indonesia

Rabu, 20 Juni 2018 | Dilihat: 133 kali

SERAMBITV.COM, SABANG – Lebaran Idul Fitri 1439 Hijriah berlangsung semarak di Pulau Sabang, tempat di mana nol kilometer Indonesia berada.

Belasan ribu wisatawan dari berbagai daerah di Nusantara, tumpah ruah ke pulau kecil nan indah ini.

Amatan Serambi TV, para pengunjung mulai berdatangan ke Sabang sejak hari raya kedua, Sabtu (16/6/2018).

Badai yang melanda Aceh, termasuk Sabang pada, Senin (18/6/2018) dinihari, tidak menyurutkan warga untuk tetap mengarungi laut, menyeberang dari Banda Aceh ke Sabang.

Pihak Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan pun harus menambah trip penyeberangan, setelah sempat menghentikan tiga jadwal pelayaran pada, Senin siang.

Di Sabang, pengunjung yang didominasi warga dari Sumatera Utara dan Pulau Jawa ini, mengunjungi hampir semua titik-titik wisata di gugusan Pulau Weh ini.

Suasana semarak terlihat di lokasi tempat berdirinya tugu kilometer 0 Indonesia, di ujung Pulau Weh.

Keramaian dan keceriaan warga juga terlihat di kawasan Teupin Layeu dan Iboih, Pulau Rubiah yang berada di seberangnya.

Beberapa keluarga menyewa “boat kaca” untuk mengelilingi Pulau Rubiah, sambil melihat pemandangan alam bawah laut melalui kaca yang dipasang di bagian tengah perahu, dan diturunkan pada titik-titik tertentu, di karang tempat banyak ikan bersarang.

Pulau Rubiah memang telah berubah menjadi destinasi wisata baru. Di pulau ini, pengunjung bisa berenang sambal snorkeling, serta menikmati berbagai jajanan.

Bagi pencinta sejarah, di Pulau Rubiah ini juga terdapat situs ulama pertama yang mendiami Sabang, serta sisa-sisa bangunan Asrama Haji pertama di Indonesia yang dibangun oleh Kolonial Belanda.

Keramaian pengunjung juga terlihat di kawasan benteng peninggalan Jepang di kawasa Anoi Itam, serta di lokasi Sabang Fair, dan Pantai Paradiso.

Sejumlah spot foto juga terlihat ramai pengunjung. Seperti lampu warna-warni di depan Kantor Wali Kota Sabang, tulisan “Pulau Weh” di lokasi Sabang Fair, “I Love Sabang” di kawasan Cot Ba’u, serta banyak spot foto lainnya yang tersebar di seantero Pulau Weh.

Selama hari-hari libur Idul Fitri 1439 Hijriah, pusat Kota Sabang pun terlihat sibuk dan macet parah. Sangat berbeda dengan Banda Aceh, yang sepi ditinggal pemudik.

Narator: ilham
Editor: RA Karamullah