Uniknya Racikan Sambai Oen Peugaga

Sabtu, 26 Mei 2018 | Dilihat: 124 kali

SERAMBITV.COM, BANDA ACEH – Bulan Ramadhan identik dengan aneka kudapan khas. Tak terkecuali di Aceh. Satu di antaranya adalah sambai oen peugaga atau sambal daun pegagan. Sambal khas Aceh ini lebih mirip urap. Uniknya penganan yang satu ini terbuat dari 44 jenis daun.

Butuh keahlian khusus untuk meracik. Pun kalau mau membeli, makanan yang satu ini hanya dijual saat Bulan Ramadhan. Seperti pemandangan yang terlihat di Pasar Peunayong, Jumat (25/5). Salah seorang pedagang Nurmala mengaku, sejak bertahun-tahun menjual makanan yanng dikenal mempunyai manfaat kesehatan ini.

“Sekarang sudah agak susah dapat daun-daunnya. Biasanya saya beli di pasar dan ada juga daun tertentu yang dikirim dari kampung,” terang perempuan asal Pidie ini.

Dibantu anaknya, warga asal Desa Peulanggahan, Kecamatan Kutar Raja, Banda Aceh ini mulai berbelanja aneka daun seperti daun jambu klutuk, daun kedondong, dan serai pada pagi hari. Proses perajangan aneka daun tersebut memakan waktu yang cukup lama. Mereka berkutat berjam-jam untuk mengiris halus daun-daun tersebut. Sebelum diiris, daun itu diuapkan sekitar 5 menit, lalu diremas hingga kering. Proses mengolah aneka daun itu tak bisa sembarangan, salah-salah meninggalkan aroma tak sedap.

Kelapa sangrai menjadi bumbu utama, oseng kelapa itu lantas ditumbuk kasar. Selanjutnya mendapat tambahan garam dan cabai rawit serta rempah lainnya. Saat disajikan ditambah irisan bawang merah, cabai merah, dan bunga pepaya.

Disantap sebagai peneman nasi atau dimakan khusus, sambai oen peugaga mempunyai citarasa pedas, asam, dan agak sepat di lidah. Untuk menikmati racikan aneka daun tersebut, cukup membayar Rp 5 ribu saja. Bagaimana? Tertarik mencoba?

Narator: ILHAM
Editor: RA Karamullah