12 Tahun Tanpa Listrik, Nek Ramlah Pernah Jatuh dan Pingsan

Rabu, 16 Mei 2018 | Dilihat: 83 kali

SERAMBITV.COM, SUKA MAKMUE – Nek Ramlah (65) Tahun atau yang lebih dikenal Mak Inop warga Desa Padang Rubek, Kecamatan Kuala Pesisir, Kabupaten Nagan Raya sudah 12 tahun hidup sebatang kara di sebuah rumah yang berada di Dusun Rubek, Desa setempat.

Hidup dengan penuh kekurangan tidak membuat Mak Inop putus asa atau mengeluh kepada orang lain. Walau usia senja namun, kegigihannya dalam mencari makan untuk sehari-hari tetap ia tekuni, meskipun kadang-kadang kaki tuanya tak sanggup untuk melangkah.

Ditemui di rumahnya yang hanya berdindingkan papan, Mak Inop nampak tegar, walau sekali kali ia menyapu pipi lesunya yang dibasahi linangan air mata mengingat akan takdir hidup yang ia jalani.

Ia menceritakan, kehidupannya sejak 12 tahun dulu setelah berpisah dari suaminya hanya dijalani sendiri tampa ada seorangpun anak.

Kesedihan Mak Inop kembali ditambah dengan kondisi rumah yang ia tempati tidak memiliki sumur untuk memenuhi kebutuhan air sehari-hari

Dalam gelapnya malam Mak Inop hanya ditemani penerangan yang dihasilkan lilin pemberian tetangganya. Itu dikarenakan tidak adanya aliran listrik yang menerangi rumah lansia itu.

Menceritakan hidupnya, Mak Inop tak berhenti mengeluarkan air mata yang membuat semua yang mendengar ikut terbawa suasan sedih.

Mak Inop mengungkapkan, tidak ada perhatian pemerintah yang ia dapatkan selain Rastra.

Dalam cerita yang diutarakan Mak Inop kepada Serambi, Selasa (15/5/2018) hanya ada satu keinginan nya.

Narator: ilham
Editor: RA Karamullah