Balaibung, Proyek Mercusuar di Pulau Banyak, Begini Kondisinya Sekarang

Selasa, 27 Maret 2018 | Dilihat: 92 kali

SERAMBITV.COM, SINGKIL – Balaibung adalah nama sebuah jembatan di Kecamatan Pulau Banyak, Aceh Singkil. Saat diresmikan oleh Gubernur Aceh (saat itu) dr Zaini Abdullah pada, 24 Juli 2016, jembatan ini diberinama Syeikh Abdurrauf As Singkili.

Namun, oleh masyarakat setempat, jembatan ini lebih sering disebut dengan nama Balaibung, karena jembatan ini menghubungkan Pulau Balai-Teluk Nibung.
Saat diresmikan delapan bulan lalu, jembatan ini membawa harapan besar bagi seribuan penduduk di kedua pulau itu.

Selain sebagai penghubung kedua pulau terpadat penduduk di gugusan Kepulauan Banyak, jembatan dengan panjang sekitar 160 meter itu juga digadang-gadang akan menjadi ikon pariwisata di kawasan itu.

Bisa dikatakan, jembatan yang memiliki lebar sekitar 3 meter dengan kapasitas beban kendaraan yang boleh melintas 2 ton, menjadi satu-satunya proyek mercusuar Pemerintah Aceh di wilayah kepulauan yang berada di Samudera Hindia ini.

Namun apa nyana, setelah hampir satu tahun diresmikan oleh Abu Doto, jembatan yang dibangun pada masa Pemerintahan Irwandi-Nazar (tahun 2011) lalu, belum bisa berfungsi sebagaimana layaknya.

Saat Serambi TV bertandang, Selasa (20/3/2018), jembatan rangka baja tersebut masih belum ada tanda kelanjutan pembangunan. Kondisinya sama persis dengan saat diresmikan, dimana abutment jembatan belum ditimbun.

Beberapa warga terlihat bersusah payah saat naik ke atas jembatan agar bisa sampai ke seberang. Chut Dhen (46), warga Pulau Banyak berharap kepada Pemerintah Aceh agar segera menuntaskan pembangunan abutment, agar jembatan tersebut bisa segera difungsikan.

Narator: ARDIANSYAH
Editor: RA Karamullah