Warna Warni Mural, Ekspresi Seni Jalanan

Jumat, 26 Januari 2018 | Dilihat: 87 kali

SERAMBITV.COM, BANDA ACEH – Sebagai salah salah bentuk ekspresi seni, mural berkembang dan mendapat tempat khusus di hati para penikmatnya.

Selain bentuk ekspresi seni, mural juga membawa pesan khusus.

Karya street art ini bisa berbicara tentang banyak hal, termasuk protes sosial.

Menyampaikan pesan-pesan lewat media gambar.

Itulah misi yang dibawa para muralis. Yuk! Kenalan lebih dekat dengan mereka.

Arnis. Cowok kelahiran Bireuen tahun 1993 ini mengaku, berkenalan dengan dunia mural sejak 2013.

Kegemarannya menggambar, mendorong ia untuk menumpahkan ide ke dalam media yang lebih luas, yaitu berupa tembok.

Buah karya Arnis bisa dinikmati di sisi dinding Stadion H Dimurthala, Lampieneung dan di sudut-sudut kota di Banda Aceh lainnya.

Muralis yang tergabung dalam Komunitas Akar Imaji ini mengaku tak mengusung tema tertentu, namun konsisten menonjolkan karakter pribadi dalam setiap karyanya.

Free style pun dipilih oleh cowok yang karyanya sudah mejeng di kota-kota lain di tanah air, untuk mewujudkan imajinasinya.

Adalagi Arifa. Muralis cewek yang berkenalan dengan mural pada 2014.

Sarjana Hukum yang bercita-cita menjadi pengusaha dan humanitarian ini, mengusung aliran realis. Tokoh-tokoh dunia hingga lokal seperti Laksamana Malahayati pun menjadi inspirasi.

Selain sebagai bentuk ekspresi seni, ia pun concern mengusung isu sosial khususnya gender ke dalam karyanya.

Coretan tangan cewek kelahiran Meureudu, 25 tahun silam itu mejeng di kafe keluarga yang dikelolanya di kawasan Lampieneung.

Nah! Guys. Itu dia warna warni mural , ekspersi seni jalanan dari Banda Aceh.

Buat kamu para muralis, semoga menginspirasi.

Narator: Nurul Hayati
Editor: Reza Munawir