Memasang Mata di Angkasa, Pilot Tanpa ‘Pesawat’

Jumat, 19 Januari 2018 | Dilihat: 473 kali

SERAMBITV.COM, BANDA ACEH – Pesawat tanpa awak atau yang lebih populer dengan nama drone, menjelma menjadi ‘mainan’ baru kawula muda.

Teknologi yang dulunya dipakai para awak militer memata-matai musuh itu, mulai ‘membumi’.

Mendokumentasikan sesuatu dari angle yang berbeda, menjadi keunggulan drone yang berhasil ‘mencuri’ hati penggemarnya.

Pun bila hobi yang satu ini, tak bisa dibilang ‘ramah’ di kantong.

Edisi milenials pekan ini, kita berkenalan dengan dua pilot drone yang sukses mengabadikan keindahan dari sisi yang berbeda. Check this out!

Ariska, Lulusan Teknik Informatika Universitas Serambi Mekkah (USM), Banda Aceh ini berkenalan dengan drone sejak 2015.

Berawal belajar dari teman ke teman, ia mengaku baru memiliki drone setahun setelahnya.

Dibeli seharga Rp 9 jutaan, Ariska membeberkan untuk memakai jasa foto dan video drone dirinya, mengenakan tarif Rp 1,5 juta per hari.

Cowok yang hobi traveling ini pun memulai debutnya dengan mendokumentasikan tempat-tempat wisata yang ia sambangi.

Putra asal Lamno, Aceh Jaya ini sudah menyabet penghargaan atas talenta yang ia punya.

Ada lagi RA Karamullah, seorang video editor kelahiran Gampong Aree ini mulai menerbangkan drone sejak tahun 2015.

Awalnya, RA, sapaan akrabnya, tidak punya niat untuk menjadi seorang pilot drone.

Namun karena dipaksa oleh keadaan, cowok yang juga mahir desain grafis ini memberanikan diri untuk belajar menerbangkan drone.

Kisah lucu perkenalannya dengan drone terjadi sekitar 3 tahun lalu, di mana saat itu dia dan rekan lainnya menggarap project yang membutuhkan drone.

Setelah menyewa alat yang dikemudikan dengan remote control itu, RA mendadak panik, karena pemilik drone mengaku tidak bisa datang ke Banda Aceh untuk ‘memiloti’ perangkat itu.

RA pun terpaksa meminta bantuan seorang teman untuk mengajarinya drone dalam waktu satu hari saja.

Dan berhasil, dibekali pengalaman unik tersebut, kini RA berani menerbangkan drone ke berbagai medan, salut!

Nah! guys. Itu dia rekam jejak sosok di balik layar yang berkibar lewat karya-karyanya.

Buat kamu penggemar videografi dan fotografi, semoga bisa menginspirasi.

Narator: Nurul Hayati
Editor: RA Karamullah