Ketua DPR Aceh Hadiri Seumeulueng Raja

Sabtu, 17 September 2016 | Dilihat: 284 kali

SERAMBITV.COM, CALANG – Prosesi adat Seumelung Raja atau menyuapkan nasi kemulut Raja, hingga kini masih terus dilaksanakan masyarakat di Kabupaten Aceh Jaya.

Tradisi yang sudah berlangsung sejak tahun 1400 Masehi ini sebenarnya dilakukan setiap 10 Dzulhijjah. Momentum ini sendiri bukan tak beralasan, tetapi merupakan hari berdirinya Kerajaan Daya.

Namun, untuk kegiatan seremoni bagi masyarakat umum, prosesi kemudian digelar pada hari ketiga Idul Adha, atau 13 Dzulhijjah di kaki bukit pesisir Desa Kuala Daya, Kecamatan Jaya.

Tahun ini, Seumeulueng dilakukan terhadap Teuku Hasyimi El Hakimi. Ia merupakan keturunan Raja Daya ke-13. Dulunya, tradisi Seumeuleung pertama kali digelar untuk Sultan Umar bin Abbas, yakni sultan di Kerajaan Daya. Dia kemudian bergelar Sultan Alaiddin Riayatsyah (Poteumeureuhom).

Ikut hadir pula Ketua DPR Aceh, Muharuddin dan Wakil Gubernur Aceh, Muzakir Manaf serta raja-rajadari berbagai daerah lainnya di Aceh, dan juga diramaikan masyarakat.

Ketua DPR Aceh, Muharuddin, mengapresiasi kegiatan tersebut dan berharap tradisi ini bisa dipertahankan. Tak hanya untuk bagian dari peradaban Aceh, tradisi seperti ini disebutnya akan mampu menarik wisatawan untuk datang ke Aceh.

Narator: Ilham
Editor: Reza Munawir